![]() |
| Kegiatan pembelajaran calistung bersama anak-anak Desa Sukawana, Kec. Curug, Kota Serang. (foto: ist) |
LPM LUGAS — Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai kegiatan pembelajaran CALISTUNG (Membaca, Menulis, dan Berhitung) yang digelar di Kampung Koper RT 006/RW 002, Desa Sukawana, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 07 Universitas Primagraha yang berfokus pada penguatan pendidikan anak usia dini (02/07/25).
Puluhan anak usia dini tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran. Dengan bimbingan mahasiswa KKM, mereka diajak mengenal huruf, menyusun kata, menulis nama sendiri, hingga latihan berhitung sederhana. Semua dilakukan dengan metode yang menyenangkan, sehingga anak-anak merasa betah dan aktif berpartisipasi.
Peserta calistung, Nabila, mengatakan kegiatan ini sangat menyenangkan. “Aku suka kegiatannya, apalagi kakak-kakak yang membimbingnya baik-baik dan asik,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi, tetapi juga membangun kepercayaan diri anak-anak. Mereka didorong untuk berani bertanya, menjawab, dan menunjukkan kemampuan di depan teman-temannya.
Koordinator kegiatan, Qurot, menegaskan bahwa program CALISTUNG akan dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan penguatan literasi desa.
"Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa memberikan dampak positif, mendorong semangat anak-anak untuk terus belajar, dan mempersiapkan mereka menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” ungkap Qurot.
Sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif, anak-anak menerima alat tulis di akhir kegiatan. Para orang tua pun menyampaikan rasa terima kasih dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Dengan terlaksananya kegiatan CALISTUNG ini, Desa Sukawana mengambil langkah awal yang penting dalam membentuk generasi cerdas, literat, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Semangat belajar yang ditanamkan sejak dini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan pendidikan di desa ini.
Editor: Dinda
