![]() |
| foto bersama kegiatan (Sumber : LPM LUGAS) |
LPM LUGAS — Duta Universitas Primagraha (UPG) sukses menggelar Workshop Kepenulisan Ilmiah yang berfokus pada penulisan makalah dan jurnal ilmiah sebagai bekal akademik mahasiswa ke depan.
Workshop yang berlangsung pada sabtu (31/ 1/ 2026 di Ruang Kelas B.2.3 Lantai 2 Universitas Primagraha tersebut mengusung tema “Word Hacks: Jurus Jitu Membuat Makalah”.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menunjang kemampuan akademik mahasiswa, khususnya di bidang kepenulisan ilmiah.
Hal tersebut disampaikan oleh Hj. Sapitri Putri Drajat, selaku pembina Duta UPG saat diwawancarai usai kegiatan workshop. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa.
“Workshop hari ini sangat penting karena mahasiswa tidak bisa lepas dari penulisan makalah. Selain itu, jurnal ilmiah juga sangat dibutuhkan untuk menghadapi skripsi bahkan tesis ke depannya, karena publikasi bersifat wajib,” ujarnya.
Meski demikian, Hj. Sapitri menyayangkan keterbatasan jumlah peserta yang hadir. Ia berharap kegiatan serupa ke depannya dapat dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan lebih banyak mahasiswa.
“Materinya bagus dan penting. Seharusnya bisa diadakan secara terbuka agar semua mahasiswa UPG dapat ikut, bukan hanya peserta tertentu saja,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, pemateri workshop, Bambang Hermawan, menekankan pentingnya mahasiswa untuk mulai terbiasa melakukan penelitian sejak dini. Menurutnya, mahasiswa harus bersikap kritis terhadap fenomena sosial dan tidak hanya meneliti saat menyusun skripsi.
“Kalau tidak belajar riset dari sekarang, mau kapan lagi? Hasil penelitian itu seharusnya tidak hanya menjadi laporan, tetapi bisa dipublikasikan agar bermanfaat bagi banyak orang,” jelasnya.
Ia juga menyoroti tantangan utama mahasiswa saat ini, yakni ketergantungan terhadap gadget yang berpotensi mengurangi daya kritis dan kemampuan berpikir.
“Teknologi jangan sampai membuat mahasiswa melupakan peran utamanya sebagai insan yang berpikir kritis. Teknologi seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan justru melemahkan kemampuan berpikir,” tegasnya
Sementara itu, Fiah selaku ketua pelaksana workshop mengaku mendapatkan kesan positif dari kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan menarik serta mudah dipahami oleh peserta.
“Materinya sangat menarik, apalagi tentang kepenulisan jurnal yang penting untuk tugas akhir. Pematerinya juga seru dan cara penyampaiannya enak,” ungkapnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh dari workshop ini dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa dan kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan.
Workshop kepenulisan ini diharapkan mampu menumbuhkan minat riset, meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa, serta mendorong lahirnya publikasi akademik yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Author : Halimah
Editor : Redaksi
