![]() |
| Foto bersama peserta dan pemateri (Sumber : LPM LUGAS) |
LPM LUGAS – Universitas Primagraha (UPG) menyelenggarakan seminar bertajuk “Mengelola Motivasi di Tengah Distraksi Digital: Antara Ambisi Produktivitas dan Kesehatan Mental” pada Selasa, 14 Januari 2026, di Auditorium Gedung B Lantai 3 kampus UPG, Serang.
Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dari kalangan mahasiswa dan civitas akademika serta mendapat sambutan antusias.
Seminar menghadirkan narasumber utama Eko Suprianto, dosen Ilmu Pemerintahan Fakultas Hukum dan Sosial Universitas Mathla’ul Anwar Banten yang juga dikenal sebagai konsultan kebijakan publik dan penggerak literasi dengan lebih dari 40 karya buku.
Dalam paparannya, Eko menekankan bahwa tantangan utama generasi digital bukan terletak pada kecanggihan teknologi itu sendiri, melainkan pada kemampuan menjaga motivasi sehat, adab, serta karakter diri di tengah distraksi digital yang masif.
Ia menyoroti pergeseran perilaku literasi di mana membaca dan menulis tidak lagi sekadar kewajiban akademik, melainkan harus menjadi kebutuhan hidup sehari-hari.
Menurutnya, literasi digital yang berkualitas memerlukan kesadaran personal, budaya kolektif yang mendukung, serta ruang nyaman agar teknologi tidak justru merusak kualitas berpikir dan kesehatan mental.
Ia juga mendorong transformasi perpustakaan menjadi pusat pembelajaran inklusif berbasis digital, sekaligus mengapresiasi berbagai gerakan literasi akar rumput di Banten yang membuktikan bahwa semangat literasi masih hidup kuat di masyarakat meskipun sering terkendala akses dan dukungan.
Eko Suprianto menegaskan bahwa rendahnya literasi merupakan persoalan serius yang menyangkut masa depan bangsa, sehingga diperlukan kolaborasi erat antara masyarakat, akademisi, penggiat literasi, dan pemerintah yang didukung political will kuat untuk membangun budaya membaca serta berpikir kritis sejak dini.
Acara juga diisi sambutan oleh Ratu Ayu Primiputri R. Soerjaatmadja, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Primagraha yang sekaligus menjadi dosen pengampu seminar ini.
Diskusi berlangsung hidup dan interaktif, memungkinkan peserta berdialog langsung dengan narasumber.
Melalui seminar ini, Universitas Primagraha ingin memperkuat komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan kemampuan mengelola teknologi secara sehat, menjaga keseimbangan antara ambisi produktivitas dan kesehatan mental, serta menjadi generasi digital yang berkarakter dan berdaya saing di masa depan.
Author : Redaksi
