![]() |
| Kegiatan Seminar Jejak Jelajah Banten (Foto: Ist) |
Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Primagraha (UPG) menggelar seminar bertajuk “Jejak Jelajah Banten: Membangun Kesadaran Generasi Muda terhadap Warisan Daerah” pada Rabu, 6 Mei 2026, di Auditorium Lantai 3 Gedung B UPG.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah Literasi Budaya.
Seminar ini diikuti oleh mahasiswa semester II gabungan kelas RA 1, RA 2, RA 3, dan RA 8, di bawah bimbingan dosen pengampu Hayumi, serta diketuai oleh Bayu selaku ketua pelaksana.
Pemateri pertama, Rois Rinaldi, menyoroti rendahnya kesadaran generasi muda terhadap budaya lokal yang membuat mereka mudah terpengaruh budaya luar.
“Ia menegaskan bahwa kurangnya pemahaman budaya dapat membuat generasi muda kehilangan identitas,” ujarnya.
Sementara itu, pemateri kedua, Robi Sugara, menekankan pentingnya literasi budaya sebagai bagian dari jati diri.
“Mahasiswa perlu memahami sejarah dan warisan daerah agar tidak kehilangan identitas budaya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa memahami budaya sama halnya dengan mengenal diri sendiri agar tidak terputus dari sejarah dan asal-usulnya.
Ketua pelaksana, Bayu, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap budaya daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat lebih mengenal budaya Banten dan memiliki kesadaran untuk melestarikannya,” tutupnya.
Dosen pengampu mata kuliah Literasi Budaya berharap mahasiswa mampu mengangkat kembali sejarah serta melestarikan kebudayaan Banten agar tidak hilang ditelan zaman. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Author: Halimah
