![]() |
| Kunjungan KKM UPG Kelompok 28 ke UMKM Emping (Foto:Ist) |
LPM LUGAS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 28 Universitas Primagraha melakukan kunjungan dan wawancara kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) emping milik Ibu Hasmah di Desa Lialang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini bertujuan mengenal lebih dekat proses produksi, strategi pemasaran, serta perkembangan usaha emping yang telah bertahan selama satu dekade.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa menggali informasi mengenai perjalanan usaha, mulai dari proses produksi hingga tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dalam mempertahankan usahanya di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Hasmah mengaku telah menjalankan usaha emping selama kurang lebih 10 tahun. Selama itu pula, ia berupaya menjaga kualitas produk agar tetap dipercaya oleh pelanggan.
"Alhamdulillah, usaha ini sudah berjalan sekitar 10 tahun. Saya berharap usaha ini bisa terus berkembang, pelanggan semakin banyak, dan bisa terus memenuhi kebutuhan keluarga," ujar Hasmah.
Dalam proses produksinya, UMKM milik Hasmah mampu menghasilkan sekitar 3 hingga 10 kilogram emping setiap kali produksi, bergantung pada jumlah pesanan yang diterima. Produk tersebut dipasarkan kepada pelanggan tetap, salah satunya pedagang nasi uduk, serta diproduksi sesuai pesanan konsumen. Selain itu, suami Ibu Hasmah juga turut memasarkan emping dengan menjajakannya di kawasan stasiun untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Berdasarkan hasil wawancara, mahasiswa KKM menemukan bahwa keberlangsungan usaha tersebut tidak terlepas dari loyalitas pelanggan yang tetap mempercayai kualitas emping produksi Ibu Hasmah. Meski demikian, pelaku usaha masih menghadapi tantangan dalam memperluas jangkauan pemasaran agar mampu meningkatkan kapasitas penjualan.
Salah satu anggota KKM Kelompok 28 Universitas Primagraha menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk memahami kondisi nyata pelaku UMKM sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha kecil.
"Melalui kegiatan ini kami ingin belajar langsung dari pelaku UMKM mengenai proses membangun dan mempertahankan usaha. Harapannya, kunjungan ini juga dapat memberikan motivasi serta menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan UMKM lokal di Kota Serang," ujarnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dengan mengenal lebih dekat potensi dan tantangan UMKM lokal, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi, baik melalui pendampingan maupun gagasan yang dapat mendukung keberlanjutan usaha masyarakat sebagai penggerak perekonomian daerah.
Red***
